slothis · Bahasa Indonesia

Monarch Bistro Banpo: Pemandangan Indah Sungai Han

2022-10-02 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Karena ada acara pesta ulang tahun keluarga, saya mencari restoran yang bagus. Saya teringat pemandangan Sungai Han dari kunjungan sebelumnya, jadi saya datang lagi ke sini. Dulu saya datang tepat sebelum tutup dan hanya melihat pemandangan malam, tapi hari ini saya datang saat matahari terbenam sehingga bisa menikmati pemandangan yang lebih beragam. Tapi karena sangat silau, kacamata hitam wajib dibawa.

Jembatan yang mengarah ke bangunan restoran tepi sungai dengan lampu menyala di malam hari.
Sebuah kapal pesiar mengapung di Sungai Han saat senja, dengan Namsan Seoul Tower dan kompleks apartemen terlihat di kejauhan.

Karena pemandangannya sangat luar biasa, sejujurnya saya tidak terlalu berharap banyak pada makanannya. Harganya memang mahal seperti yang sudah diduga. Tapi rasanya tidak terlalu buruk. Saat dicicipi, tanpa sadar saya berkata, "Eh? Lumayan juga?" Karena pemandangannya bagus dan makanannya lumayan, sepertinya tempat ini cocok untuk acara kencan. Namun, reservasi itu wajib. Meskipun kami datang sangat awal, mereka cukup lama menyiapkan meja. Jadi untuk acara penting, pastikan untuk melakukan reservasi.

Layar pesanan tablet yang menampilkan menu dan harga steak tomahawk.
Layar pesanan tablet yang menampilkan jenis bir draf dan bir botol.
Hidangan udang dan brokoli di wajan hitam, roti di keranjang, dan acar tersaji di atas meja.
Hidangan berisi udang, brokoli, bawang putih, dan tomat ceri dalam minyak zaitun disajikan di wajan hitam.
Bawang bombai panggang dan steak tebal bertulang disajikan di atas pelat besi panas dan mengepulkan asap.
Di sebelah steak dan bawang bombai pada pelat besi, terdapat mangkuk saus berisi garam, wasabi, dan moster biji utuh.

Saya sempat berpikir akan sangat sayang uangnya kalau menu utama Tomahawk Steak-nya tidak enak, tapi ternyata rasanya lumayan bisa dinikmati. Kalau hanya memikirkan harga, anggap saja harganya dua kali lipat dari restoran keluarga waralaba (franchise). Rasanya tidak seperti di hotel atau restoran khusus steik. Menurut saya, rasanya bahkan sedikit di bawah restoran keluarga biasa. Meski begitu, mengingat kita membayar untuk pemandangannya, saya cukup puas karena makanannya masih bisa dihabiskan tanpa ada yang terbuang.

Pemandangan Sungai Han, jembatan, dan kompleks apartemen di bawah langit senja yang kemerahan.
Pemandangan malam kompleks apartemen yang menyala dan Namsan Seoul Tower di seberang Sungai Han pada malam yang gelap.

Pada akhirnya, tempat ini berawal dan berakhir dengan pemandangan. Pemandangan Sungai Han yang bisa dinikmati sambil minum bir atau menyantap makanan adalah aset terbesar restoran ini. Baik itu hari spesial maupun hari biasa yang ingin dibuat spesial, makan di Monarch Bistro akan menjadikannya hari yang istimewa. Tentu saja, tolong lupakan soal harga dan rasanya.


#PemandanganMalamSeoul #KulinerSeoul #UangSendiri #KencanSeoul