slothis · Bahasa Indonesia

Cafe Palgil di Seogwipo Jeju: Pemandangan Desa yang Tenang

2022-07-13 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Setelah meredakan mabuk, kami butuh tempat untuk mengobrol santai di bawah sinar matahari, jadi kami melewati Jungmun menuju Haye-dong (sebuah area di Seogwipo, Jeju). Karena rumah-rumah di Haye-dong berada di atas tebing, secara mengejutkan ada banyak kafe yang bagus di sini. Saya membawa mereka ke kafe terbaik di antaranya, yaitu 'Palgil', dan langsung mendapat banyak pujian begitu kami tiba. Alasan kenapa saya dipuji bisa dengan mudah dilihat dari foto-foto di bawah ini.

Eksterior kafe dengan tulisan Palgil dan logo di dinding beton
Bagian dalam kafe dengan meja dan kursi kayu
Papan menu kafe Palgil yang berisi menu kopi, minuman, makanan penutup, dan harganya
Pemandangan laut yang terlihat di balik tiga bola lampu yang tergantung di dekat jendela

Daya tarik utama 'Palgil' bukanlah bagian dalam ruangannya, melainkan pemandangan yang terlihat dari balik jendela. Tentu saja kopinya juga enak, tapi tidak sebanding dengan pemandangannya yang luar biasa.

Orang-orang duduk di teras luar ruangan kafe yang terletak di sebelah jalur pejalan kaki tepi laut
Pemandangan laut biru dan garis pantai yang terlihat di balik pohon pinus dan pagar kayu
Laut dan mercusuar di kejauhan yang terlihat di balik sebatang pohon pinus yang miring dan pagar kayu
Dua cangkir kopi dengan krim di atasnya yang diletakkan di atas meja luar ruangan dengan latar belakang laut

Tempat ini sangat cocok untuk duduk diam menatap laut dengan pikiran kosong tanpa mengatakan apa-apa. Karena tidak banyak mobil yang lewat di Haye-dong, desa ini sendiri sangat tenang. Ini adalah tempat di mana kamu bisa menemukan kembali ketenangan pikiran dan memulihkan tenaga saat sedang merasa sedih atau kelelahan. Tentu saja, kamu mungkin juga akan bertemu dengan orang-orang yang asyik berfoto-foto heboh seperti kami, jadi anggap saja itu untung-untungan.

Area lantai 1 memang indah, tapi secara pribadi saya sarankan untuk mengambil foto di area luar lantai 2.

Area luar ruangan kafe dengan pemandangan laut di balik halaman rumput yang ditumbuhi pohon palem
Bunga-bunga merah muda yang mekar dengan latar belakang laut
Laut biru yang membentang di balik garis pantai berbatu hitam dan mercusuar putih yang terlihat di kejauhan
Dek observasi kayu yang menghadap ke batuan basal hitam dan laut biru
Dek kayu luas yang menghadap ke laut dan bangunan beton ekspos yang terlihat di belakangnya
Bangunan-bangunan kafe dengan eksterior beton ekspos yang dilengkapi dengan pohon palem dan taman

Melihat bangunan-bangunan di sekitarnya, terdapat rumah-rumah yang dibangun dengan beton ekspos dalam pola teratur yang saling berdekatan. Saya tidak yakin apakah itu townhouse, tapi saya terus berpikir alangkah senangnya jika bisa memiliki satu rumah seperti ini. Namun karena saya tidak bisa membelinya sekarang, sebagai gantinya saya menikmati pemandangan sambil minum segelas Einspanner (kopi dengan krim) atau bir di 'Palgil'.


#RekomendasiCafeJeju #RekomendasiCafeSeogwipo #KopiSeogwipo #CafePemandanganSeogwipo