slothis · Bahasa Indonesia

Check Grow Mapo: Kafe Buku Seoul untuk Nongkrong Seharian

2023-05-27 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Agak merasa bersalah sih karena membawa orang yang salah ke tempat kencan, tapi aku berkunjung ke Check Grow (채그로) karena sedang ingin membaca buku. Entah pemiliknya adalah yang punya gedung atau memang sangat pintar berbisnis, tempat ini adalah kafe sekaligus tempat brunch yang menggunakan hampir satu gedung penuh dengan pemandangan Sungai Han.

Karena menggunakan satu gedung penuh, pemiliknya membuat tema tersendiri untuk setiap lantai. Ada area tenang, area untuk ngobrol, area khusus makan, area untuk rebahan, area yang khusus untuk menikmati pemandangan, dan lain-lain. Kita bisa berkeliling seharian untuk membaca buku dan minum kopi di sini.

Eksterior bangunan tinggi berdinding kaca penuh dengan papan nama Check Grow terpasang

Kita bisa melihat kalau pemiliknya benar-benar niat membangun tempat ini dari area parkirnya. Sepertinya tidak ada kafe buku lain yang punya tempat parkir seluas ini. Meskipun begitu, ruang untuk parkir mobilnya sebenarnya tidak banyak, jadi kamu harus berpikir dua kali kalau mau bawa mobil. Sebagai catatan, lokasinya jauh dari halte bus dan stasiun kereta bawah tanah, jadi aksesnya kurang bagus.

Mobil dan sepeda motor terparkir di tempat parkir berstruktur piloti di lantai satu bangunan
Seseorang membaca buku duduk di kursi dekat jendela dengan pemandangan sungai dan jembatan melalui jendela kaca besar

Begitu bertemu, kami mengabaikan buku dan langsung pergi makan. Kami pergi ke 'Pane Dolce' yang ada di lantai 5, dan menunya cukup unik. Ada menu bernama 'Smørrebrød', sandwich khas Denmark yang belum pernah kudengar atau kulihat sebelumnya, jadi aku memesannya karena penasaran. Pemilik tempat ini benar-benar luar biasa. Tentu saja harganya cukup kejam, jauh di atas 20.000 KRW, tapi rasanya lumayan enak dan menurutku layak dicoba sesekali.

Bagian dalam kafe dengan pot tanaman hijau dan meja kayu, serta tungku api di bagian dalam
Menu brunch berupa roti panggang dengan topping daging, telur rebus setengah matang, sayuran, dan bunga yang bisa dimakan

Setelah makan dengan lahap, tanpa sadar tempat ini sudah penuh dengan orang. Sebelum jam 12 siang tempat ini masih lumayan sepi, tapi mulai jam 12 langsung padat pengunjung. Aku buru-buru mencari tempat duduk dan membaca buku Uncanny Convenience Store (불편한 편의점) yang selama ini belum sempat kubaca. Entah karena suasana tempatnya atau bukan, aku bisa membacanya dengan sangat lancar. Kalau tidak bawa buku, kamu bisa membaca buku-buku yang dijual di kafe ini. Asalkan dibaca dengan hati-hati, kamu bahkan bisa menyelesaikannya sampai tamat. Kalau melihat kondisinya, ada juga buku-buku yang sudah terlihat lusuh.

Orang-orang menggunakan laptop atau membaca buku di balik rak buku dalam ruangan berdekorasi kayu
Orang-orang bekerja sambil duduk di meja kayu dengan pemandangan kota dan sungai yang terlihat dari jendela kaca besar
Orang-orang bekerja dengan laptop atau mengobrol sambil duduk di meja kayu di bawah pencahayaan yang hangat
Orang-orang duduk membaca buku di meja dekat jendela di dalam kafe buku yang memiliki rak buku kayu dan tangga spiral

Fakta bahwa kafe buku ini menggunakan satu gedung penuh (anehnya, ada satu lantai di tengah yang merupakan klinik) memang bagus, tapi pemandangannya benar-benar luar biasa. Kalau kamu ingin merenung atau sekadar melamun sejenak saat membaca buku, kamu tinggal melihat ke luar jendela. Sambil melihat aliran Sungai Han dan menatap ke arah Yeouido (distrik di Seoul), meskipun pikiranmu sedang kacau, setidaknya kamu bisa menarik napas dalam-dalam. Rasa kopinya biasa saja dan semua menunya sangat mahal, tapi kalau melihat pemandangannya, harganya jadi masuk akal.

Pemandangan kota yang terbuka memperlihatkan sungai, beberapa jembatan, dan gedung-gedung bertingkat dari luar jendela
Dua orang duduk di meja memandangi pemandangan kota di teras atap luar ruangan yang dihiasi lampu gantung

Kalau kamu mencari markas untuk para pencinta buku atau tempat yang enak untuk melamun, aku sangat merekomendasikan Check Grow. Kalau kamu ingin pacaran tapi juga harus belajar karena sedang masa ujian, sepertinya tidak ada yang lebih baik daripada menghabiskan waktu seharian di Check Grow.