Gowes Rute Namsan dan Bugak di Seoul
Hari ini adalah salah satu hari langka di mana saya langsung menulis postingan setelah gowes. Rasanya sangat seru dan saya juga berhasil mencetak PR (Personal Record) di Namsan (gunung di Seoul), jadi saya sedang dalam suasana hati yang bagus dan langsung mengunggahnya. Saya mencoba gowes di rute Namsan dan Bugak dengan istirahat seminimal mungkin. Rutenya mengarah ke Cheongwadae (Istana Kepresidenan), menyeberang ke sisi lain, melewati Gaeunsan, lalu turun menyusuri Jeongneungcheon (aliran sungai). Ini adalah rute yang sangat pas untuk gowes tanpa henti selama sekitar tiga jam.
Belakangan ini, kamera sepeda Cycliq saya rusak depan belakang jadi tidak bisa dipakai, tapi pihak SportsOn 77 merespons dengan cepat, jadi hari ini saya bisa gowes dengan kamera terpasang di depan dan belakang. Makanya, semua foto di sini adalah hasil tangkapan layar dari video. Lain kali saya harus mengambil beberapa foto pakai HP saat menanjak.




Seperti biasa, bagi pemula seperti saya, jalan menuju Bugak bukanlah jalan umum yang mudah. Ditambah lagi, karena gowes bersama orang-orang yang tidak bisa melaju cepat, sempat terjadi situasi berbahaya di mana kami hampir tertabrak mobil. Sepertinya saya baru boleh ke Bugak kalau sudah bisa mengimbangi rombongan di depan saat di jalan raya. Atau mungkin lewat rute Bugak terbalik (reverse).




Hari ini saya merekam pakai kamera sepeda dan karena malas mengedit saya mengunggah video gowes berdurasi 5 menit. Direkam dalam resolusi 1080p dengan 60fps. Kalau ada yang berencana membeli produk Cycliq, silakan lihat sampel di bawah ini sebelum memutuskan. Menurut saya pribadi, kekurangan utamanya adalah pencahayaan yang gelap pada fly12ce, baterai fly6ce yang kecil, serta rentan terhadap hujan. Kelebihannya? Tentu saja gampang mendapatkan video gowes yang bagus.