slothis · Bahasa Indonesia

Oedolgae di Jeju: Jalan Cantik dan Taman Menyenangkan

2022-07-25 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Setelah makan siang dengan kenyang, kami pergi ke Oedolgae (batu karang di Seogwipo, Jeju). Saya kira ini cuma tempat untuk melihat-lihat, berfoto, lalu pulang, tapi ternyata kami harus memarkir mobil dan berjalan menyusuri jalur pejalan kaki. Tapi, jalan setapak ini sangat cantik. Mungkin karena bersinggungan dengan Jeju Olle Trail, jalannya tertata rapi dan pemandangannya bagus, jadi mau tidak mau kami berjalan jauh lebih lambat dari biasanya. Saya berjalan sambil mengobrol tentang kabar terbaru dan hal-hal konyol bersama teman-teman, sampai-sampai saya malah lupa dengan pemandangannya dan hanya ingat obrolan kami.

Jalan setapak berbatu dengan pepohonan rimbun di kedua sisinya
Tanaman kecil berdaun hijau dan berbunga kuning yang tumbuh di celah tembok batu
Tampak belakang seseorang yang berjalan di jalan tanah dengan tembok batu dan pagar kayu
Jalan setapak tanah dengan tembok batu dan pagar kayu
Laut biru yang terlihat di seberang jalan setapak berbatu dengan pagar kayu

Setelah berjalan terus sampai keringat mulai bercucuran, sebuah taman yang luas pun terlihat. Ini adalah taman tempat kita bisa melihat Oedolgae, tapi saya malah lebih menyukai tamannya daripada Oedolgae itu sendiri. Supermarket di dekat sana menjual bir kaleng dingin, jadi menikmati satu kaleng kecil sambil melihat pemandangan rasanya jauh lebih menyenangkan. Tentu saja, sampahnya saya bawa sendiri kembali ke penginapan.

Pemandangan dengan paviliun di atas halaman rumput serta laut dan pulau yang terlihat di kejauhan
Pemandangan taman dengan halaman rumput hijau dan pepohonan serta laut dan pulau yang terlihat di kejauhan

Melihat Oedolgae dari foto memang bagus, tapi lebih bagus lagi kalau melihat pusaran air di sekitarnya secara langsung. Kelihatannya sangat menyegarkan sampai-sampai saya ingin langsung melompat ke laut saat itu juga. Airnya terlihat dangkal dan pas sekali untuk berenang, tapi karena tidak ada siapa-siapa di sana, sepertinya itu memang area terlarang. Sungguh ajaib melihat bagaimana proses erosi membuat bagian Oedolgae ini berdiri menjulang sendirian. Karena harus dilihat sambil berdiri, kita tidak bisa berlama-lama memandanginya. Pada akhirnya, anggap saja ini sebagai rute jalan-jalan di mana Anda bisa menikmati perjalanannya, beristirahat sejenak di pendopo taman saat tiba, berfoto, lalu kembali pulang.

Pilar batu yang menjulang tinggi di tengah laut biru dan tebing pantai di sekitarnya