Tong Tawan Resort: Penginapan Dekat Mon Bridge Kanchanaburi
Setelah puas bermain air dan makan, kami kembali melanjutkan perjalanan dengan mobil. Entah sudah berapa kilometer Gung menyetir sendirian di perjalanan ini? Aku sebenarnya ingin membantunya menyetir, tapi posisi setirnya berlawanan, dan anehnya setiap kali naik mobil di Thailand bawaannya selalu mengantuk. Sebaiknya aku duduk tenang di kursi belakang, pasang sabuk pengaman, dan tidur saja.
"Bangun!!!"
Anehnya, setiap kali aku baru mau tidur nyenyak, mereka bilang kami sudah sampai. Sepertinya mereka sengaja melakukannya karena sebal melihatku terus-terusan tidur di belakang.
Tempat kami tiba adalah 'Mon Bridge', sebuah jembatan yang dibangun oleh suku Mon. Sebelum datang ke sini, saat teman-temanku menunjukkan fotonya, kelihatannya cuma jembatan kayu tua biasa di atas sungai. Bentuk jembatannya memang unik, tapi aku masih kurang paham kenapa kami harus mencari penginapan di sini hanya untuk melihat sebuah jembatan. Apalagi penginapannya tidak punya kamar terpisah, melainkan satu ruangan besar yang terbuka seperti vila untuk makrab (malam keakraban) kampus. Teman-temanku ini bukan orang yang terlalu berada, jadi biaya kamar dan makan selalu jadi beban, dan pada akhirnya mereka mengambil langkah drastis ini. Lagipula sekarang sedang masa festival Songkran, jadi penginapan di mana-mana penuh, dan kamar yang tersisa pun harganya sangat mahal di luar batas kemampuan, jadi ini pasti pilihan terbaik. Selama perjalanan ini mereka selalu memberiku kamar sendiri sementara mereka berempat berdesakan di kamar untuk dua orang, jadi aku ini rasanya bukan teman, melainkan beban.


