slothis · Bahasa Indonesia

Hodori Sikdang: Bomal Juk di Pulau Biyangdo Jeju

2022-03-05 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Setelah berkeliling Pulau Biyangdo (pulau kecil di Jeju), biasanya ada sisa waktu nanggung sekitar 30 menit. Awalnya ingin menahan lapar dan makan di Hallim, tapi kalau hari Minggu, sebagian besar restoran di sekitar Pelabuhan Hallim tutup, jadi mau tidak mau harus makan di Biyangdo. Dari sedikitnya pilihan tempat makan di Biyangdo, Hodori Sikdang adalah salah satu yang lumayan mendingan.

Eksterior bangunan satu lantai berwarna merah muda bertuliskan Wonjo Halmeoni Bomaljuk (bubur siput laut) Hodori Sikdang
Buku menu Hodori Sikdang yang terletak di atas meja

Ada sekitar enam jenis lauk pendamping (banchan) yang disajikan, lumayan oke untuk makan di sini. Kami memesan Bomal-juk (bubur siput laut) dan Bomal-kalguksu (mi kuah siput laut). Karena orang-orang datang dengan kapal yang sama dan selesai jalan-jalan di waktu yang hampir bersamaan, pengunjung terus berdatangan setelah kami duduk. Untungnya, tempatnya cukup luas sehingga nyaman untuk makan.

Bagian dalam restoran dengan beberapa orang duduk di meja dan sedang makan
Bomaljuk (bubur siput laut) di dalam mangkuk perak dengan taburan daun bawang dan biji wijen di atasnya
Bomaljuk (bubur siput laut) di dalam mangkuk perak dengan taburan daun bawang dan biji wijen di atasnya

Aroma siput laut pada Bomal-juk di sini terasa lebih samar dibandingkan di restoran Hallim Kalguksu. Tapi masalah utamanya adalah mereka memasukkan terlalu banyak minyak wijen, jadi rasanya lebih seperti makan bubur minyak wijen daripada bubur siput laut. Sayang sekali, padahal akan lebih enak kalau rasa siput lautnya lebih ditonjolkan.

Ramyeon seafood di dalam panci yang berisi keong laut, gurita, dan tauge

Bomal-kalguksu-nya terlihat cukup menjanjikan karena ada tambahan gurita dan kerang tanduk. Namun, berbeda dengan namanya, saya kurang yakin apakah ini benar-benar Bomal-kalguksu. Saya sampai berpikir, 'Ini makanan apa ya?'

Penyajiannya rapi dan mereka menerima pesanan dengan ramah. Pelayanannya sangat baik sampai tidak terasa seperti restoran di pulau kecil, tapi sayangnya makanannya kurang memuaskan. Untuk makanan berbahan dasar Bomal, saya lebih merekomendasikan untuk naik kapal kembali ke Pelabuhan Hallim dan makan di Hallim Kalguksu saja.


#RestoranBiyangdo