slothis · Bahasa Indonesia

Surf Shack Da Nang: Burger Biasa Saja, Anjingnya Lucu

2019-05-29 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →
Bagian luar toko Surf Shark dengan papan nama besar bertuliskan BURGER dan seekor anjing Golden Retriever yang berjalan di depannya

Memulai pagi dengan sangat malas, akhirnya saya melewatkan sarapan dan langsung masuk waktu makan siang. Tumben hari ini kami ingin makan burger untuk makan siang, jadi kami naik Grab ke dekat Pantai My Khe (pantai populer di Da Nang). Karena lokasinya di dalam gang, bukan di jalan besar, kami terpaksa jalan-jalan menyusuri lingkungan sekitar. Awalnya kami mau ke Burger Bros, tapi tiba-tiba ada anjing golden retriever yang menyambut dengan ramah, jadi kami malah masuk ke Surf Shack. Senang sih ada anjing yang jinak, tapi baunya seperti belum mandi berhari-hari. Sempat khawatir jangan-jangan nanti bingung ini lagi makan burger atau makan kotoran saking baunya, tapi perut sudah telanjur lapar dan tidak ada tenaga lagi untuk jalan mencari tempat lain.

Papan menu tulis hitam besar berisi menu burger, sandwich, dan salad yang ditulis dengan kapur
Meskipun sudah melihat menunya, saya tetap tidak paham, jadi saya pesan Double Double yang sepertinya menu andalan di sini.
Nasi goreng campur daging dan wortel yang disajikan di atas piring plastik
Perhatian anjing ini cuma tertuju pada bola itu. Dia menyambut tamu dengan ramah juga cuma buat minta tolong lemparkan bolanya. Tapi kalau kita memegang bola itu, kita wajib cuci tangan setelahnya.
Sayap ayam panggang, nasi goreng, hidangan daging dengan bawang bombay, dan botol bir yang terletak di atas meja
Wajah anjing Golden Retriever yang sedang menggigit bola tenis
Hehehe senangnya~~~
Burger buatan tangan dengan dua patty daging tebal, gorengan, dan tomat, disajikan bersama kentang goreng

Ternyata rasa burgernya biasa saja. Mungkin karena industri kuliner di Korea sekarang sudah sangat maju, tapi untuk disebut tempat makan enak, rasanya masih sangat kurang. Daging patty-nya terasa ada yang mengganjal di mulut, dan saya terutama tidak paham kenapa ada gorengan di atasnya. Ditambah lagi tempat ini dipenuhi bau anjing, jadi bagi orang yang benar-benar ingin menikmati makanan, tempat ini kurang direkomendasikan.