Jalan-jalan ke Pink Mosque UMS Kota Kinabalu
Kemarin cuacanya kurang bagus, jadi meski tidak banyak yang kulihat, rasa lelahnya lumayan menumpuk. Makanya, hari ini aku memutuskan untuk jalan santai saja melihat-lihat masjid sebelum main ke pulau. Kalau ada yang penasaran bagaimana aku menyusun rencana perjalanan, jawabannya adalah aku cuma bangun tidur lalu melakukan apa pun yang kumau. Maaf ya
Jadi, destinasi wisata pertamaku hari ini adalah Masjid UMS yang sering disebut Pink Mosque (Masjid Merah Muda). Seperti yang pernah kubilang sebelumnya, ada tiga masjid yang patut dikunjungi di Kota Kinabalu, dan masing-masing dijuluki berdasarkan warnanya: Gold Mosque, Pink Mosque, dan Blue Mosque. Masjid Negeri yang kudatangi waktu itu adalah Gold Mosque, dan tempat yang mau kutuju sekarang adalah Pink Mosque. UMS adalah singkatan dari University of Malaysia Sabah. Karena universitas ini menyandang nama pulau Sabah yang besar ini, kutebak ini pasti universitas bergengsi.





Kalau kamu naik Uber atau Grab, jangan turun di gerbang utama, tapi mintalah diantar sampai ke masjid. Foto-foto yang kuderetkan di atas mungkin kelihatan biasa saja, tapi kalau kamu nekat jalan kaki, jaraknya jauh dan cuacanya sangat panas sampai-sampai kamu pasti butuh sebotol air minum. Saat tiba di gerbang utama, sopir dan satpam akan menyuruhmu turun. Kamu mungkin akan tegang menghadapi situasi mendadak ini, tapi jangan terlalu khawatir. Kamu cuma perlu turun sebentar di gerbang dan menuliskan namamu sesuai arahan satpam. Sepertinya ini tindakan pencegahan kalau-kalau ada pengunjung yang diam-diam menetap di area kampus.













Karena sekarang sedang masa liburan semester dan libur panjang, benar-benar tidak ada orang di dalam kampus. Hanya ada segelintir turis yang datang untuk melihat masjid di sekitarnya, sementara seluruh area kampus terasa sangat sepi. Karena sepi dan jalannya juga cantik, aku berjalan kaki turun sambil jalan-jalan santai. Dan tak lama kemudian, aku langsung menyesal setelah otomatis 'terjemur' kering di bawah terik matahari.



Kamu tidak wajib melihat Pink Mosque, tapi kalau kamu ditinggal sendirian selama 9 hari karena teman-temanmu mendadak membatalkan perjalanan seperti yang kualami, tempat ini lumayan layak dikunjungi. Tapi, sebanyak apa pun waktu luangmu, jangan jalan kaki. Panggil saja Uber atau Grab untuk berkeliling. Meskipun datang sendirian, ada banyak turis di sini, jadi kalau kamu minta tolong difotokan, mereka akan memfotokanmu dengan senang hati. Dan siapa tahu, kan... kamu bisa menikmati kemewahan makan malam bareng orang lain kalau ada yang mengajakmu makan bersama.
Pengeluaran (kalau dihitung konservatif dikali 300 Won, bisa dikonversi ke uang Korea)
- Perjalanan ke UMS RM 17
- Perjalanan ke Blue Mosque RM 8
- Cola RM 2
- Perjalanan ke Jesselton Point RM 8
- Kapal ke Manukan RM 30
- Minuman nanas RM 12.5
- Perjalanan ke penginapan RM 8
- Makan malam RM 123.25
- Jus RM 2.35
- Pijat RM 110
Pengeluaran hari ini : RM 321.1
Total pengeluaran perjalanan : 2875000원 + RM 1645.88