slothis · Bahasa Indonesia

Liburan Dadakan ke Pulau Jeju

2021-09-09 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Harusnya ngajak tuh sebelum berangkat, masa udah sampai baru nyuruh nyusul. Tapi ya aku tetap pergi juga sih. Mungkin karena saking senangnya bakal liburan dadakan, pemandangan di jalan kok terasa cantik banget ya.

Pemandangan matahari terbenam berwarna kemerahan di atas awan yang terlihat dari balik jendela pesawat

Buru-buru sampai di Jeju, kami malah makan malam pakai pizza. Harusnya traktir makanan yang lebih enak kek... Masa makan pizza yang di Seoul juga banyak banget. Pas bangun tidur, cuacanya bagus banget. Sambil nunggu pesanan kopi di Starbucks, aku sempatin lihat Pantai Hamdeok dan mood-ku langsung naik. Rasanya rela bayar buat bisa terus tinggal sambil lihat pemandangan kayak gini.

Pemandangan pantai dengan laut berwarna zamrud dan hamparan pasir putih di bawah langit cerah
Pemandangan pulau dan turbin angin di kejauhan dari pantai yang memadukan batuan basal hitam dan laut berwarna zamrud
Pesisir pantai yang menampilkan batuan hitam dan gundukan pasir di atas air laut dangkal di bawah langit biru yang cerah

Waktu perjalanan menuju kawasan Jungmun, kami mampir ke dekat area sebuah perusahaan dan pemandangannya bagus banget. Selain petunjuk kalau tempat ini ada di dekat Bulgeun Oreum (bukit vulkanik), aku sama sekali nggak tahu ini di mana karena aku cuma tidur di kursi belakang terus disuruh turun. Pas turun, aku cuma bisa takjub dan bilang, "Wah!"

Turbin angin putih raksasa yang berdiri di sekitar padang rumput hijau dan jalur pejalan kaki di bawah langit biru
Pemandangan oreum (bukit vulkanik) dan turbin angin di seberang padang rumput hijau dengan jalur pejalan kaki pada cuaca cerah

Begitu sampai di Jungmun, aktivitas pertama yang kami lakukan adalah naik perahu menerjang ombak. Sebenarnya aku lupa nama wahananya. Ternyata jauh lebih seru dan menegangkan dari dugaanku. Aku sampai teriak-teriak terus sampai suaraku agak serak. Sedikit tips, kalau mau lebih seru, duduklah di bagian belakang samping.

Beberapa perahu, termasuk perahu jet merah, yang bersandar di dermaga dengan air laut yang jernih

Habis makan dan ada waktu bebas, aku pergi berselancar. Ombaknya jauh lebih bersahabat dibanding di Gangneung, jadi aku lumayan bisa berdiri sekitar lima kali dan berselancar di atas ombak yang pecah. Katanya Jungmun memang salah satu tempat terbaik buat surfing di Korea, dan ternyata memang ada alasannya.

Orang-orang yang sedang berselancar di laut biru, gazebo di tepi pantai, dan jalur pejalan kaki dari dek kayu
Pemandangan landasan pacu dengan pesawat kuning dan kendaraan operasional bandara dari balik jendela yang memiliki tulisan di kacanya