slothis · Bahasa Indonesia

Ollae Guksu Seogwipo: Gogi Guksu Santai di Jeju

2021-11-23 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Saat mencari tempat makan enak di Arang Joeul-geori (jalan kuliner di Seogwipo), saya menemukan Ollae Guksu. Ini adalah tempat yang langsung saya kunjungi dan nikmati makanannya begitu turun dari bandara, dan ternyata sekarang ada cabangnya. Sepertinya belum lama dibangun karena bagian luar dan dalamnya sangat bersih.

Eksterior restoran dengan papan nama biru bertuliskan Olle Guksu cabang Seogwipo
Papan menu dengan harga Gogi-guksu (mi daging babi) dan mandu kentang rebus, serta pengumuman waktu merebus mi

Menunya sangat simpel, hanya ada dua pilihan. Saya datang agak telat, jadi tidak ada pelanggan lain. Berbeda dengan kedai pusatnya yang sangat sibuk, saya suka suasana di sini yang terasa lebih santai. Kedai pusatnya memang bagus, tapi kekurangannya adalah antrean yang panjang, suasana yang terlalu ramai, dan para pegawai yang mudah kesal. Sebaliknya, cabang ini punya suasana yang menyenangkan, santai, dan penuh suara tawa.

Mienya enak, baik di sini maupun di sana. Rasanya memang tidak persis sama dengan kedai pusatnya. Mungkin karena tidak terburu-buru, rasa kaldu di cabang ini terasa lebih lembut dan ringan. Kalau dipikir-pikir, mungkin rasanya tidak sedalam kedai pusatnya. Porsi dagingnya juga tidak sebanyak di pusat yang sampai membuat lelah mengunyah, sepertinya kurang dua atau tiga potong. Rasanya saya hanya menulis kekurangannya saja, tapi karena saya menghabiskannya sampai bersih seolah mau memecahkan mangkuknya, saya tidak bisa banyak protes.

Semangkuk mi dengan pugasan daging, serta piring-piring kecil berisi kimchi, cabai, dan ssamjang (pasta kedelai pedas)
Semangkuk Gogi-guksu yang ditaburi daun bawang dan bubuk cabai merah
Mi, daging, dan pugasan daun bawang dari Gogi-guksu yang terendam di dalam kuah kaldu
Sepotong daging dan mi yang diangkat menggunakan sumpit
Bagian dalam dapur dengan meja persiapan baja tahan karat dan panci-panci di atas kompor gas
Bingkai lukisan berwarna-warni yang menggambarkan haenyeo (penyelam wanita) di laut

Kalau kamu tidak harus makan di kedai pusatnya, atau sudah pernah makan di sana dan kebetulan sedang berada di Seogwipo, saya sarankan untuk makan dengan santai di cabang ini. Terutama bagi mereka yang menganggap keramahan pemilik kedai itu penting saat makan, cabang Seogwipo ini akan jauh lebih baik karena stafnya sangat bersemangat dan terus memperhatikan kebutuhan pelanggan.


#KulinerSeogwipo #GogiGuksuSeogwipo