slothis · Bahasa Indonesia

Hibi Ando Kohaku: Makanan Jepang di Seogwipo

2021-12-25 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Setelah sekian lama tidak bertemu, seorang teman memberi tahu saya tentang tempat makan yang unik dan enak di dekat rumahnya. Saya pun langsung pergi ke sana keesokan harinya.

Saya berkendara ke area tersebut, tetapi saya agak kesulitan mencarinya karena tidak ada papan nama sama sekali. Tempat ini sudah memancing rasa penasaran bahkan sebelum saya masuk. Saya dengar tempat ini sering ramai, jadi saya sempat khawatir harus menunggu lama, tapi untungnya hari ini sedang sepi.

Melihat menunya, harganya lumayan mahal. Namun karena tempat ini cukup terkenal, saya memutuskan untuk mencoba menu yang paling populer sebelum menilainya. Jadi, saya memesan Set Hibi (hidangan set ala Jepang).

Eksterior restoran dengan dinding luar berwarna putih yang dihiasi pot-pot tanaman dan pintu lipat berwarna hitam
Menu yang ditulis tangan di atas kertas kraft dan dijepit pada papan jalan

Melihat sekeliling restoran yang tenang ini, terlihat jelas banyak upaya untuk menata interiornya dengan gaya Jepang. Bagian luarnya sangat rapi dan sederhana sampai-sampai sulit ditemukan, dan bagian dalamnya pun tidak jauh berbeda. Sepertinya pemiliknya menyukai perangkat audio karena ada beberapa yang dipajang, ditambah beberapa mangkuk bergaya Jepang. Meski begitu, suasananya sama sekali tidak membosankan, benar-benar selera yang luar biasa.

Bagian dalam restoran yang dilengkapi dengan meja dan kursi kayu, speaker vintage, serta lemari penyimpanan
Ruangan dalam dengan lemari pajangan kaca yang menampilkan mangkuk keramik dan pintu geser kayu
Meja makan kayu yang luas dan kursi-kursi yang diletakkan di sebelah jendela besar dengan tirai tipis
Jeruk mandarin yang diletakkan di atas speaker vintage di antara laci kayu dan peralatan audio

Tidak lama kemudian, makanannya disajikan. Walaupun namanya hidangan set, isinya cukup simpel. Porsi dan variasinya terasa agak terlalu sederhana untuk harga yang ditawarkan. Namun setelah mencicipi hidangan utamanya, saya bisa mengerti kenapa tempat ini terkenal. Rasa manisnya dominan, sedangkan saladnya cukup asam. Ada perpaduan rasa asam dan manis, tapi rasa asamnya sedikit lebih kuat. Saya sebenarnya tidak suka akar teratai, tapi karena dipanggang sampai renyah dan rasanya manis, ternyata enak juga.

Bagi penduduk lokal Jeju, ini mungkin makanan yang unik, tapi di Seoul ada banyak tempat serupa dan harganya juga tidak murah, jadi menurut saya tidak perlu jauh-jauh datang ke sini saat liburan di Jeju. Namun, bagi warga sekitar yang tidak punya restoran bergaya seperti ini di lingkungan mereka, tempat ini sangat saya rekomendasikan.

Hidangan set berisi olahan daging dengan gorengan akar teratai dan terong, nasi, sup, serta lauk pauk yang disajikan di atas nampan kayu
Pemandangan bagian dalam restoran yang terlihat dari balik nampan hidangan set di atas meja kayu
Gorengan akar teratai, ubi jalar, terong, dan daging yang disajikan bersama sayuran di atas piring bundar

Sekilas, area parkirnya sepertinya hanya muat untuk sekitar tiga mobil. Tapi karena ini lingkungan pedesaan, saya rasa pasti ada saja tempat untuk parkir.

Eksterior bangunan putih berlantai tiga dengan mobil kompak putih yang terparkir di halaman berbatu

Keesokan harinya, saya berkunjung lagi dan mencicipi Kari Ebi (kari udang). Katanya Kari Ebi ini lebih terkenal, dan setelah mencobanya, rasanya memang lebih enak daripada Set Hibi yang saya makan kemarin. Karinya tidak pedas atau menyengat, teksturnya lembut sehingga enak dimakan. Udangnya memiliki kepala yang besar tapi badannya terasa agak kurus. Saya tidak tahu apakah ini udang lokal Jeju, tapi kepalanya terasa terlalu besar dan tidak proporsional. Untuk saladnya, rasanya masih terlalu asam di lidah saya.

Meski begitu, saya sangat menyukai kari yang diberi tambahan anggur hijau ini. Jadi jika saya datang lagi, saya pasti akan memilih Kari Ebi daripada Set Hibi.

Kari dengan pugasan tiga ekor udang panggang, salad, dan lauk pauk yang disajikan di atas nampan kayu
Tiga ekor udang panggang berukuran besar yang ditaburi keju dan peterseli di atas saus kari yang lembut
Hidangan kari dengan udang panggang yang menonjol dan salad berisi tomat ceri yang diletakkan di atas nampan
#KulinerSeogwipo #KencanSeogwipo #UlasanJujur #MakananJepangSeogwipo