slothis · Bahasa Indonesia

Yujin Sikdang Seoul: Naengmyeon & Seolleongtang Murah

2019-08-04 · Diperbarui: 2026-08-11 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Belakangan ini, untuk makan semangkuk naengmyeon (mi dingin Korea) harganya bisa dengan mudah melewati 10.000 won. Apalagi kalau di restoran yang lumayan terkenal, kita harus merogoh kocek setidaknya 12.000 won untuk satu porsi. Entah kenapa harganya jadi semahal ini, naengmyeon bukan lagi makanan yang bisa dengan santai kita seruput saat cuaca panas. Tapi, masih ada tempat yang mematok harga murah, yaitu Yujin Sikdang di Jongno (pusat kota Seoul).

Terletak tepat di belakang Taman Tapgol di Jongno 3-ga, tempat yang dipenuhi kakek-nenek berambut putih sampai-sampai rasanya semua lansia berkumpul di sini, Yujin Sikdang adalah salah satu kedai yang terus beroperasi tanpa menaikkan harga. Bayangkan saja, harga seolleongtang (sup tulang sapi) cuma 5.000 won dan naengmyeon 8.000 won, setengah dari harga restoran terkenal. Tempatnya sempit dengan kursi yang terbatas dan antrean yang panjang, jadi kurang cocok kalau dijadikan tempat kencan di hari yang panas. Selain itu, karena berada di dekat Taman Tapgol yang banyak lansianya, dilarang keras naik sepeda di area ini. Pendengaran dan refleks mereka tentu sudah menurun, jadi kita wajib turun dan menuntun sepeda.

Proses mengeluarkan mi dari mesin naengmyeon (mi dingin) berbahan logam yang dipasang di luar restoran
Seorang karyawan bercelemek sedang bekerja di sebelah mesin naengmyeon (mi dingin)
Mesin perebus mi memang sama saja di mana-mana, tapi di kedai ini nuansa retronya sangat terasa.
Papan menu makanan, anju (camilan pendamping minum), dan minuman beralkohol beserta papan pengumuman yang tergantung di dinding
Tutup setiap hari Senin. Ada waktu istirahat (break time) juga. Harganya sangat murah sampai bikin ragu apa ini benar-benar di Seoul. Tapi, kamu mungkin akan merasa kalau pelayanan dan kebersihannya juga ikut menurun seiring dengan harganya.
Papan menu Yujin Sikdang (restoran Yujin) yang tergantung di dinding dan bingkai foto potret seseorang di sebelahnya
Mul naengmyeon (mi dingin berkuah) di dalam mangkuk baja tahan karat dengan pugasan daging, mentimun, lobak, dan separuh telur rebus
Kalau dibandingkan dengan semua naengmyeon yang ada, aku tidak tahu apakah ini luar biasa enak, tapi untuk ukuran naengmyeon seharga 8.000 won, ini adalah rasa yang terbaik.
Nokdu-jijim (panekuk kacang hijau) yang digoreng kecokelatan dan disajikan di atas piring putih
Nokdujeon (pancake kacang hijau) di sini adalah hidangan lezat yang wajib dimakan bersama naengmyeon atau seolleongtang. Tapi, kamu mungkin kurang suka kalau tidak tahan dengan bau minyak goreng yang berlemak.
Irisan tipis daging suyuk (daging rebus) yang disajikan di atas piring putih
Suyuk (irisan daging rebus) sapi yang kubeli untuk adik-adik yang ikut bersepeda di hari yang panas. Banyak yang bilang suyuk babi rasanya sedikit lebih enak.

Harga adalah keunggulan utama tempat ini, tapi rasanya tidak kalah jauh dibandingkan restoran lain. Sepertinya tempat ini juga pernah masuk di blog atau buku luar negeri karena banyak juga orang asing yang datang. Kalau melihat blog atau komentar lain, ada cerita tentang pengalaman kurang menyenangkan atau mood yang hancur karena menemukan potongan sabut cuci piring di makanan. Tapi menurutku, hal seperti itu tidak akan jauh berbeda di kedai mana pun di Jongno 3-ga, terutama di tempat-tempat yang memang menargetkan pelanggan lansia. Kalau kamu mencari rute jalan-jalan di mana kamu bisa makan siang ringan sambil menikmati nuansa retro era sebelum 80-an, lalu lanjut minum kopi di Ikseon-dong yang ada di sebelahnya, aku merekomendasikan Yujin Sikdang sebagai tempat makan siang. Karena tempatnya sempit, aku tidak menyarankan datang berempat atau lebih.


#RestoranJongno #NaengmyeonEnak #KulinerJongno3ga #RestoranMurah #MakanSiangMurah #Jongno3gaMurah #RestoranRetro