slothis · Bahasa Indonesia

Acara Tanda Tangan Buku Manajer LG Twins Yeom Kyoung-youp

2026-08-12 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →
Saya mendengar kabar bahwa Manajer Yeom Kyoung-youp, yang berhasil membawa LG Twins (tim bisbol Korea) meraih gelar juara dua kali setelah melewati masa kelam selama 29 tahun, baru saja menerbitkan sebuah buku. Kebetulan beliau sedang mengadakan acara tanda tangan, jadi saya langsung menghentikan semua pekerjaan dan bergegas menuju Kyobo Bookstore di Gangnam. Sesampainya di sana, saya langsung membeli bukunya dan menuju ke area acara.
Spanduk acara tanda tangan peluncuran buku Manajer LG Twins (tim bisbol) Yeom Kyung-yup yang terpasang di Toko Buku Kyobo cabang Gangnam, serta meja yang berisi buku-buku
Di lokasi, sudah ada sekitar 200 orang yang mengantre sambil membawa buku untuk menunggu giliran bertemu sang manajer. Sepertinya mereka semua adalah penggemar yang datang dengan antusiasme yang sama seperti saya. Sambil menunggu, saya mengecek ponsel dan membaca postingan beberapa hari yang lalu, Ulasan Premier 12 Korea Selatan vs Taiwan pada 13 November 2024 (Kalah 3:6). Rasanya agak campur aduk mengingat kembali kepahitan kekalahan itu. Tapi bagaimanapun juga, membayangkan bisa melihat manajer kami secara langsung membuat saya tidak merasa bosan sama sekali. (Bohong deng. Saya bosan menunggu sampai habis dua gelas kopi.)
Manajer Yeom Kyung-yup duduk di meja depan spanduk sedang menandatangani buku, dan orang-orang yang sedang memotret
Akhirnya tiba giliran saya dan saya pun berhadapan langsung dengan beliau. Walaupun tidak sempat mengobrol panjang, senang sekali melihat beliau menatap mata setiap penggemar satu per satu dan bersedia diajak berfoto bersama. Benar-benar manajer yang sangat totalitas dalam memberikan fan service.
Manajer Yeom Kyung-yup tersenyum sambil duduk di meja acara tanda tangan, dan seorang staf bertepuk tangan di sebelahnya
Dengan hati gembira saya menerima tanda tangannya. Namun saat berbalik dan melihat bukunya, ternyata beliau salah menulis nama saya. Nama saya bukan Jang Moon-seok, tapi melihat nama itu tertulis dengan sangat meyakinkan di sana membuat otak saya nge-blank sejenak. Saya sempat ragu sejenak, apakah harus kembali dan meminta beliau memperbaikinya. Tapi karena antrean di belakang masih panjang dan ini bisa jadi cerita lucu tersendiri, saya putuskan untuk menyimpannya apa adanya.
Tanda tangan asli Manajer Yeom Kyung-yup yang ditulis dengan pena perak pada sampul buku Gyeolguk Neoui Siganeun Onda (Pada Akhirnya Waktumu Akan Tiba)
Meskipun ini bukan buku bertanda tangan dengan nama asli saya, sepertinya saya mendapatkan sebuah buku berkesan yang akan saya ingat selamanya. Semoga beliau bisa memimpin tim kami dengan baik lagi tahun depan.