slothis · Bahasa Indonesia

Omakase Sushi Hinoharu Dekat Universitas Kyung Hee: Cocok untuk Perayaan

2026-07-30 · Asli (bahasa Korea)

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan asli berbahasa Korea dengan bantuan AI. Baca tulisan asli bahasa Korea →

Saat bingung mencari tempat untuk merayakan ulang tahun keluarga, saya akhirnya memesan tempat di Sushi Hinoharu (restoran omakase) dan pergi ke sana. Karena anggota keluarga kami porsi makannya sedikit, sepertinya makan omakase akan lebih baik daripada memesan banyak menu sekaligus. Mungkin karena kami datang sedikit lebih awal dari waktu reservasi, ternyata hanya kami pelanggannya dan suasananya seperti baru saja bersiap untuk buka. Lokasinya berada di kawasan komersial dekat Universitas Kyung Hee (di Seoul), bukan di lingkungan tempat berkumpulnya omakase mewah seperti Apgujeong atau Cheongdam. Harganya di kisaran 70.000 won (sekitar Rp 820.000), jadi rasanya tidak terlalu murah tapi juga tidak terlalu mahal.

Eksterior restoran dengan papan nama kayu bertuliskan Il-ui Chun dalam huruf kanji
Bagian dalam restoran dengan koki sedang menyiapkan makanan di balik meja kayu

Begitu kami duduk, koki menyajikan hidangan satu per satu dengan penuh perhatian. Pertama, hidangan terong dan makanan pembuka seperti jeli yang ditata cantik di atas hiasan kerikil disajikan. Setiap kali makanan keluar, koki menjelaskannya dengan antusias, tetapi dengan daya ingat saya yang pas-pasan, saya tidak bisa mengingat semuanya. Selanjutnya, telur kukus dengan topping okra disajikan, teksturnya lembut dan sangat pas untuk menghangatkan perut yang kosong.

Hidangan jeli, ubi jalar, dan terong yang diletakkan di atas kotak kayu berisi batu-batu kecil
Dua potong okra berbentuk bintang di atas makanan berbentuk jeli kuning dalam mangkuk kecil

Sepanjang waktu makan, koki dengan saksama menanyakan apakah jumlah nasi dan bumbunya sudah pas. Saya merasa beliau sangat ramah karena memastikan hidangannya bisa disesuaikan dengan selera kami. Hidangan dengan jeli segar dan jeruk di atasnya juga sangat baik untuk membangkitkan selera makan, dan hidangan abalonnya juga mengesankan. Mencelupkan abalon ke dalam saus jeroan abalon lalu mencampur sisa sausnya dengan nasi rasanya selalu luar biasa kapan pun dimakan.

Hoe (sashimi Korea), potongan jeruk, dan jagung mini dalam mangkuk kaca bening
Nasi dan saus hijau dalam mangkuk cekung bermotif biru muda, beserta sendok kayu
Jeonbokjjim (abalon kukus) di atas saus hijau dalam mangkuk bermotif biru muda

Setelah selesai menyantap ikan rebus yang manis dan gurih, sepertinya total waktu makan memakan waktu sekitar 1 jam. Sejujurnya, jika dibandingkan dengan restoran omakase mahal yang harganya dua kali lipat dari ini, memang ada bagian yang sedikit kurang rapi, tetapi jika memikirkan perbandingan harga, kualitasnya lumayan bagus. Menurut saya, ini adalah tempat yang cukup bagus bagi mahasiswa untuk mengumpulkan uang dan bersenang-senang di hari perayaan mereka. Keluarga saya juga keluar dengan puas setelah makan, jadi mungkin kami akan datang ke sini lagi di hari spesial berikutnya.

Ikan rebus dan irisan daun bawang dalam mangkuk putih berkaki
Sepotong sushi ikan berdaging putih di atas piring bundar berwarna hijau
Sepotong sushi ikan kemerahan dan wasabi di atas piring bundar berwarna hijau
Sepotong sushi ikan merah dan wasabi di atas piring bundar berwarna hijau
Sepotong sushi ikan berkulit keperakan dan wasabi di atas piring bundar berwarna hijau
Sup miso dengan daun bawang dalam mangkuk hitam dan piring-piring lauk di sekitarnya
Sepotong sushi udang panggang dan wasabi di atas piring bundar berwarna hijau
Sepotong sushi ikan merah dan wasabi di atas piring bundar berwarna hijau
Sepotong sushi perut ikan merah dan wasabi di atas piring bundar berwarna hijau
Tangan memegang sushi berbalut rumput laut dengan taburan ikan dan daun bawang
Koki berseragam hitam sedang memanggang bahan makanan menggunakan alat pembakar
Gimchobap (sushi gulung) berisi berbagai macam sashimi dan telur dadar gulung di atas piring bundar berwarna hijau
Sumpit menjepit gimchobap (sushi gulung) berisi berbagai macam sashimi dan telur dadar gulung
Dua potong gorengan, cabai shishito goreng, dan garam hijau di atas tatakan kayu
Tangan memegang hidangan gorengan yang dibungkus rumput laut
Hidangan mi tipis berkuah bening dengan pugasan daun bawang dan rumput laut
Makanan penutup dalam gelas kaca kecil dan sepotong kue bolu kuning
Rapi hingga akhir